Jumat, 14 April 2017

SHINESKIN SUNCARE REVIEW


Jujur-jujuran yuk, siapa di sini yang masih males pakai sunscreen wajah?

Saya juga males! Saya sering banget skip pakai sunscreen. Terutama sih kalau lagi nggak ada acara keluar rumah. Bahkan saat saya keluar rumah pun, kalau nggak naik ojek juga rasanya males banget pakai sunscreen. Padahal walau naik mobil kan juga sebenarnya wajah saya kena sinar matahari. Terus kalau pas di rumah, saya suka kerja di dekat jendela yang terang, jadi otomatis sebenarnya saya selalu terpapar sinar matahari.

Kalau lagi "niat" pun saya biasanya pakai sunscreen seiprit-seiprit aja, buat syarat, yang penting dioles. Habis gimana dong, saya males banget sama tekstur sunscreen yang rata-rata lengket, oily, dan susah dibaur. Meskipun jenis kulit saya kering, tapi sunscreen yang teksturnya lengket dan oily ya tetep aja bikin males. Bahkan sunscreen berbentuk lotion yang klaimnya cepat meresap dan nggak lengket pun saya ngerasanya berat lho di wajah.

Padahal, pemakaian sunscreen kalau cuma seiprit juga percuma. Pemakaian sunscreen yang benar memang harusnya diaplikasikan tebal-tebal, minimal satu ruas jari untuk satu muka. Iya, harus sebanyak itu biar muka bener-bener terlindungi. Tapi ya itu tadilah, saya nggak tahan lengketnya.

Nah, bulan lalu saya dapet paketan sunscare dari Shineskin. Paket ini tuh kayak ngingetin saya, "umur udah 30, jangan males pakai sunscreen. Ntar kalau udah timbul flek baru deh nyesel!" Hiks! Iya banget sih. Dari sebulan yang lalu, saya rutinin aja pakai Shineskin ini setiap hari sebagai sunscreen.

Sumber Gambar www.racunwarnawarni.com

Sebenarnya selain suncare, Shineskin juga punya beberapa skincare perawatan kulit lainnya. Tapi yang saya cobain ini hanya suncare & BB cream-nya, soalnya untuk perawatan, saya lagi pakai produk yang lain. Kalau ada yang nanya, "emang nggak papa dicampur?" Jawaban saya, emang selama ini situ kalau pakai skincare mulai dari sabun muka, serum, pelembap, sampai sunscreen satu merek ya? Saya sih enggak. Soale jujur aja susah nemu satu rangkaian yang dalam satu merek saya bisa cocok semuanya.

Oh iya, produk Shineskin ini bukan produk abal-abal ya! Ini produk resmi dan sudah terdaftar di BPOM. Kamu bisa cek sendiri di sini. Selain itu Shineskin juga sudah bersertifikat halal MUI. Salah satu misi Shineskin adalah membantu memberikan produk yang aman dan mengedukasi pentingnya memakai kosmetik aman tanpa merkuri.

Ada 4 produk suncare dari Shineskin yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan kulit, dan dilengkapi dengan 1 buah BB cream juga. Semua suncare dan BB Cream Shineskin ini mengandung SPF 30. Saya kebetulan dapet semua produknya. Saya sih cobain semua satu-persatu, tapi yang intens saya gunakan selama sebulan terakhir, cuma satu jenis, yaitu yang Suncare Acne. Soalnya kebetulan kulit saya lagi jerawatan terus, dan sunscreen-sunscreen lain yang ada di pasaran malah makin bikin parah jerawat saya.



Sumber gambar www.racunwarnawarni.com
SUNCARE DAILY EXTRA

"Cream untuk melindungi wajah dari pengaruh buruk sinar matahari. Diperkaya dengan kandungan Licorice Extract dan Alpha Arbutin sehingga dapat membantu kulit tampak lebih cerah"

Secara tekstur, Shineskin Suncare Daily Extra ini buat saya adalah yang paling enak. Cocok lah untuk kulit saya. Teksturnya creamy, tapi cepat meresap. Warna krimnya agak kekuningan, tapi setelah dipakai ninggalin lapisan putih dan glowing gitu di kulit, in a good way. Kalau ada yang pernah pakai Wardah White Secret Day Cream, nah tekstur dan hasilnya menurut saya mirip si Wardah ini. Jadi kalau udah pakai Daily Extra ini, walaupun mau nggak pakai foundation/ bedak lagi pun sebenernya muka juga udah kelihatan cerah, nggak kucel-kucel amat. Saya sendiri suka sih efek glowing-nya, bikin kulit kelihatan lebih sehat dan lembap.

Tapi karena Daily Extra ini ada kandungan untuk memutihkan kulitnya, jadi saya nggak lanjut pakai ini. Soale saya habis susah-susah berjemur di Gili Trawangan biar rada gelap kulitnya, masa ya diputihin lagi. Saya cuma pakai dua kali aja, untuk nyobain teksturnya.

SUNCARE OILY

"Cream untuk kulit normal cenderung berminyak yang berfungsi melindungi wajah dari pengaruh buruk sinar matahari"

Suncare Oily ini warna krimnya putih dan cepat meresap, setelah dipakai tidak meninggalkan residu apa-apa. Krimnya nggak lengket, non-comedogenic, bebas minyak dan nggak bikin efek glossy atau mengkilap sama sekali. Dipakai seharian juga nyaman banget, nggak bikin minyakan di area T. Rasnya juga nggak greasy dan lengket kayak sunscreen pada umumnya.


SUNCARE OILY ULTIMATE

"Cream untuk kulit normal cenderung berminyak yang berfungsi melindungi wajah dari pengaruh buruk sinar matahari"

Kalau krim yang ini ditujukan untuk kulit yang berminyak, tetapi nggak acne prone. Krimnya warnanya kuning, cepat meresap, tapi nggak kesat dan masih meninggalkan kelembapan di kulit, dan sedikit ninggalin lapisan putih yang bikin kulit wajah kelihatan lebih cerah, in a good way. Feel-nya agak mirip seperti Suncare Daily Extra, cuma si Oily Ultimate ini lebih light dan nggak oily.

Kalau dibandingkan dengan Suncare Oily, Suncare Oily Ultimate ini terasa lebih rich dan hasilnya pun lebih glowing di kulit. Teksturnya ada di tengah-tengah antara Suncare Daily Extra dan Suncare Oily.

Sumber gambar www.racunwarnawarni.com


SUNCARE ACNE

"Cream untuk perawatan kulit berminyak dan berjerawat yang berfungsi untuk melindungi wajah dari pengaruh buruk sinar matahari"

Nah, ini nih yang intens saya pakai selama satu bulan terakhir! Meskipun ya kalau boleh jujur, teksturnya paling nggak enak di antara yang lainnya. Tapi saya terus pakai ini soalnya saya memang lagi bermasalah sama jerawat. Karena krim ini memang dilengkapi dengan asam salisilat yang dapat membunuh bakteri penyebab jerawat.

Teksturnya tuh cepat banget meresap dan hasil akhirnya bikin kesat di kulit. Mungkin kalau kamu punya kulit oily, bakalan seneng banget sama teksturnya. Beneran meresap sempurna, berasa nggak pakai apa-apa. Tapi karena kulit saya kering, jadi saya nggak begitu suka sama teksturnya. Tapi sejauh ini ya nggak masalah sih, soalnya sebelum pakai Suncare ini, saya kan pakai hydrating toner, serum, dan moisturiser dulu. Tinggal di atur aja, pakai moisturizer yang lebih rich dan melembapkan.

Cream-nya warnanya putih dan agak-agak bau obat, nggak kayak seri lain yang nyaris tanpa aroma. Tapi cream ini sangat membantu saya mengatasi masalah jerawat. Di saat jerawatan saya biasanya nggak bisa pakai sunscreen apapun, karena biasanya greasy dan bikin jerawat makin parah. Tapi pakai Suncare Acne ini, jerawat saya malah cepat mengering. Dan teksturnya yang cepat meresap dan kesat mungkin bisa jadi kelebihan ya, karena pemakaiannya juga jadi harus banyak-banyak, sesuai standar cara pakai sunscreen yang benar.


BB CREAM COVER 55

"Cream alas bedak yang sekaligus berfungsi melembapkan kulit"

Awalnya saya pikir BB Cream ini adalah sejenis cream foundie lokal kemasan jar yang teksturnya keras dan warnanya putih banget. Ternyata enggak, gengs! BB Cream ini teksturnya unik banget. Enak banget di colek dan di baur, nyaris seperti tekstur cream suncare yang lain, cuma dia ada warnanya. Ketika dipakai juga langsung membaur dan menyesuaikan dengan warna kulit. Jadi kalau ditanya soal coverage, jawabannya nol! BB Cream ini nyaris nggak ada coverage-nya.

Tapi saya suka banget, soale bisa meratakan warna kulit dan bikin glowing secara instan. Saya sendiri sedang membiasakan pakai BB Cream ini ada kalau keluar rumah, jadi nggak perlu menumpuk foundation dan bedak di muka setiap hari. Teskturnya yang ringan dan mudah dibaur juga bikin saya ketagihan untuk terus pakai BB cream ini.


Hasilnya setelah dipakai seperti di foto di atas. Ringan, nyaris nggak bisa menutup noda-noda di wajah, tapi glowing, meratakan warna kulit, dan bikin kulit lebih cerah. Hasilnya bener-bener skinlike deh! Natural banget.


Dan ini saya lanjutkan dengan makeup lengkap ya. Tapi tanpa menggunakan complexion produk apapun lagi. Jadi untuk wajah, hanya pakai Shineskin Cover BB Cream 55. Hasilnya bagus dan natural banget kan? Rasanya juga ringan banget di wajah, kaya nggak pakai apa-apa.

Saya sih suka begini saja untuk pemakaian sehari-hari. Tapi untuk yang kulitnya berminyak, mungkin perlu ditambah sedikit setting powder agar hasilnya lebih matte. Dan bila ingin memakai BB cream ini tetapi juga ingin noda-noda wajah ter-cover sempurna, bisa dikombinasikan dengan concealer di beberapa bagian wajah yang perlu-perlu saja.


Shineskin ini menurut saya opsi yang bagus untuk yang suka males pakai sunscreen. Karena Suncare dari Shineskin ini memang teksturnya cepat meresap dan nggak lengket, jadi nggak bikin males. Dan jangan khawatir, produknya sudah terdaftar di BPOM dan sudah mengantongi sertifikat halal MUI kok. Jadi sudah dijamin aman oleh negara dan halal.

Tapi saya sendiri nggak berani pakai Shineskin ini untuk aktifitas outdoor yang lumayan hardcore, misalnya berenang. Karena memang nggak ada keterangan apakah produknya waterproof atau tidak. Untuk berenang atau aktifitas lain yang mengakibatkan terpapar sinar matahari dalam waktu yang lama, saya sih lebih merekomendasikan sunscreen dengan SPF yang lebih tinggi. Tapi kalau untuk penggunaan sehari-hari, apalagi kalau aktifitasnya di dalam ruangan atau sesekali naik ojek dan jemur baju aja, Shineskin saya rasa sudah cukup untuk perlindungan, agar kulit nggak semakin menggelap dan timbul flek hitam.

Terus masukan dari saya sih, mungkin Shineskin perlu membuat Suncare dan BB Cream Cover 55 dalam kemasan tube atau botol yak. Agar lebih praktis dan higienis aja, jadi nggak perlu colek-colek untuk pemakaiannya, dan juga produknya nggak sering terpapar udara luar.


0 komentar:

Posting Komentar